Rabu, 4 Oktober 2023

...barangsiapa yang berseru kepada NAMA Tuhan akan diselamatkan... (Yoel 2:32)

 

SEGALA SESUATU yang diciptakan oleh Tuhan adalah bermula dari DASAR

 

DASAR ialah nama Tuhan Bapa, nama Tuhan Anak dan nama Tuhan Roh Kudus!

32 Dan barangsiapa yang berseru kepada NAMA Tuhan akan diselamatkan, sebab di gunung Sion dan di Yerusalem akan ada Keselamatan, seperti yang telah difirmankan Tuhan; dan setiap orang yang dipanggil Tuhan akan termasuk orang-orang yang terlepas.” (kitab suci Yoel 2:32)

 

Ibadah orang-orang beriman melibatkan elemen menyerukan ‘nama Tuhan. Namun, apakah sebenarnya maksud atau arti perkataan ‘iman’ itu dalam konteks kepercayaan Kristen?

 

Apakah Iman itu?

 

Ibrani 11: 1  Iman adalah DASAR dari Segala Sesuatu yang kita harapkan, dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat

 

Kenapa perlu Iman?

 

6 tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Allah. Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah, ia harus percaya bahwa Allah ada, dan bahwa Allah memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari dia (Ibrani 11: 6).

 

Iman orang percaya (Kristen) adalah terfokus kepada Tuhan Yeshua Kristus sebagai Tuhan Anak, Raja Damai, Pengantara dan Juruselamat


Kita Kembali kepada petikan Ibrani 11: 1  yang berbunyi, Iman adalah DASAR dari segala sesuatu yang kita harapkan, dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat.  “Dasar” itu ada dinubuatkan dalam Yesaya 28: 16.

 

16 Allah : "sesungguhnya, aku meletakkan sebagai DASAR (dasar untuk penebusan, perdamaian, pengantaraan, dan sumpahan Perjanjian Perdamaian) di Sion sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru (Kristus) yang mahal, suatu DASAR yang teguh (Kristus): siapa yang percaya, tidak akan gelisah (‘rest’) ! (Yesaya 28: 16).

 

Kenapa percaya kepada DASAR itu tidak akan gelisah?

 

Sebab percaya kepada Yeshua berarti kita meletakkan diri kita kepada posisi yang diperdamaikan (reconciled) selalu dengan Sang Pencipta yang Mahakudus dan juga ciptaan yang sakral (sacred creations) oleh darah suci Yeshua yang dapat melepaskan diri kita dari belenggu dosa (sengat maut) dan juga mendapat kesembuhan dari segala luka-luka roh. Itulah sebabnya kita senantiasa bersyukur dan memuliakan Tuhan kerana kita telah diperdamaikan dengan (reconciled with) Tuhan yang Kudus.

 

………………………………………………………………………………………

DASAR itu seringkasnya merujuk kepada peribadi Tuhan Yeshua Kristus yang telah ada wujud bersama-sama dengan Tuhan Bapa dari semula: Akulah Alpha dan Omega! Tetapi, pada mulanya ia hanya disebut sebagai Firman (Yohanes 1: 1) dan bukanlah Yeshua.  SEGALA SESUATU merujuk kepada segala sesuatu yang kita harapkan dari Allah, iaitu Kristus sebagai Jalan, Pintu, Kunci & Baju Kebenaran/Kudus untuk berurusan dengan Tuhan Allah Bapa.

 

………………………………………………………………………………………

 

13 ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan anakNya yang kekasih; 14 di dalam dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa. 15       ia adalah gambar Allah  yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari SEGALA yang diciptakan, 16 karena di dalam dialah telah diciptakan SEGALA SESUATU, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; SEGALA SESUATU diciptakan oleh dia dan untuk dia. 17 ia ada terlebih dahulu dari SEGALA SESUATU dan SEGALA SESUATU ada di dalam dia. 18 ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga ia yang lebih utama dalam SEGALA SESUATU. 19 karena seluruh kepenuhan Allah  berkenan diam di dalam dia, 20 dan oleh dialah ia memperdamaikan SEGALA SESUATU dengan dirinya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di Sorga, sesudah ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus (Kolose 1: 13-20).


Dasar itu ialah Yeshua Kristus! Maka, iman adalah berarti kita percaya kepada dasar dari segala sesuatu yang diciptakan oleh Tuhan sendiri, iaitu Yeshua Kristus. Dia telah menyempurnakan tiga perkara tunjang, iaitu sebagai Domba Paskah Tuhan (Perdamaian), Imam Agung Melkisedek (pengantara untuk perdamaian dan berkat  ), dan juga sebagai  Raja Damai untuk urusan sumpahan Perjanjian Perdamaian kepada anak-anak Tuhan yang dari semula, sebelumpun dunia ini telah dijadikan, kita sebagai pilihan Tuhan sudah ditentukan atau ditakdirkan untuk menjadi kudus di dalam Kristus. Perkataan nama  Yeshua sendiri membawa arti salvation/keselamatan . Yeshua adalah the way of salvation for all the nations on earth. Ia adalah dinubuatkan samada secara typology, nubuat nabi-nabi mahupun nubuat itu dalam bentuk lirik-lirik lagu Mazmur, yaitu sebagai the Way, the Gate, the Keys and the Garment of righteousness/holy garment.

 

1 karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. 2 marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan, tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah (Ibrani 12:1-2).

Fungsi salib/altar [darah suci Yeshua] ialah menghapuskan dosa-dosa dunia; memikul salib artinya tanggungjawab kita untuk menyelesaikan dosa-dosa dengan beriman kepada darah suci Yeshua dan juga menuruti hukum kasih. Bukan sahaja beriman kepada Anak Sulung Kambing Domba Tuhan, Domba Paskah,  tetapi juga memikul tanggungjawab iaitu mempraktikkan hukum kasih yang diberikan oleh Yeshua. Righteous men or the prophets hang unto these two golden laws of love. And the practice of these laws of love is well depicted by the act of carrying the cross just like Jesus Christ who carried the cross as an altar on earth in outpouring Divine great mercy unto mankind!

 

Why do we want the Saviour to be the author and finisher of our faith?

 

Because he knows our potential perfectly, he will take us to the places we have never imagined ourselves.  I testify that the Saviour is “the author and finisher of our faith [Hebrews 12:2].

 

Iman Abraham bukanlah dicipta oleh kemampuan kapasiti intelek, melainkan Tuhanlah yang mengarang dan menyempurnakan iman Abraham. Demikianlah juga iman semua nabi-nabi dan semua orang percaya, the servants of God, bahawa iman mereka dikarang oleh Alchemist or by the Author and the Finisher of our faith~ Yeshua Kristus.

 

Dalam nubuat dari kitab-kitab suci nabi-nabi, identiti Kristus itu dinubuatkan sebagai Tuhan, Domba Tuhan (Korban Paskah)dan juga sebagai Imam Pengantara tertinggi, iaitu Imam Agung Melkisedek. Ia masing-masing boleh dirujuk melalui petikan Yesaya 9:5-6; Mazmur 40: 7,8,9 & Yesaya 53 dan Mazmur 110. Kristus sendiri menjelaskan misiNya untuk datang ke bumi dibaluti manusia dalam Lukas 24: 44-45. Ia mengatakan bahawa Bapa telah memberikan tanggungjawab Penyelamatan dan Penebusan kepadanya dalam Lukas 24: 44 dan juga Yohanes 17, dengan mengatakan bahawa nama Bapa telah diberikan kepada Anak.  Jelas, hanya peribadi beridentiti Tuhan sahaja yang mempunyai nama Tuhan dan dapat melaksanakan tugas-tugas Ketuhanan.

 

5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namaNya disebutkan orang: Penasihat Ajaib, Allah  yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. 6 Besar kekuasaannya, dan Damai Sejahtera tidak akan berkesudahan di atas takhta Daud dan di dalam kerajaannya, karena ia mendasarkan dan mengokohkannya dengan Keadilan dan Kebenaran dari sekarang sampai selama-lamanya. Kecemburuan Tuhan semesta alam akan melakukan hal ini. (TB Yesaya 9:5-6)

 

Tuhan Yesus sebagai Utusan Anak Tuhan Mahatinggi dari Bapa telah memberikan kuasa kepada siapa sahaja untuk menjadi anak-anak Tuhan, iaitu mereka yang telah ditakdirkan untuk percaya Tanda (‘T’), iaitu tanda yang boleh dipercayai agar kita dilepaskan dari kesalahan-kesalahan (dosa-dosa) dan tanda itu ialah Darah Suci Yeshua. Tanda yang diberikan oleh Tuhan Yeshua kepada umat manusia untuk dirayakan dalam ibadah sakramen ialah ‘AIR, ROTI, ANGGUR, dan MINYAK! Tanda-tanda itu merujuk kepada karya nama Bapa, nama Anak dan nama Roh Kudus dalam karya Penyelamatan dan juga Penebusan umat manusia. Semua tanda itu diberikan kepada orang percaya dan dimungkin oleh peribadi Yeshua Kristus!


Dalam penghakiman dan penghukuman Tuhan YHVH ke atas kota Yerusalem dalam Kitab Yehezekiel 9, kita diberitahu bahawa orang-orang percaya dikatakan telah menerima ‘tanda’ dari salah seorang dari malaikat penghakiman & penghukuman yang memegang penulis dan tanda yang ditulis oleh malaikat itu ialah huruf “T”. 

4 Firman Tuhan kepadanya: “berjalanlah dari tengah-tengah kota, yaitu yerusalem dan tulislah huruf T ("tav" ialah etymology bagi altar ataupun asal-usul perkataan mezbah, iaitu mezbah untuk perdamaian; mezbah itu ada curahan darah dari korban perdamaian)  pada dahi orang-orang yang berkeluh-kesah (roh nabi-nabi yang berkeluh kesah~roh mereka berdoa ~ groanings in their prayers due to our wounds/sin) karena segala perbuatan-perbuatan keji yang dilakukan di sana.” (tb Yehezkiel 9:4)

    Dosa-dosa membawa kutuk demi kutuk membelenggu semua Israel. Kutuk membawa hukuman dari Tuhan. Kristus sebagai domba perdamaian membawa sumpahan Perdamaian dan darah suci Yeshua menghapuskan dosa-dosa umat manusia dan melepas kita dari kesalahan-kesalahan melalui pertobatan. Bukti pengampunan Tuhan adalah Darah suci Yeshua yang dicurahkan.  Orang yang tidak mengaku dosa dan  tidak tinggal diam (meniadakan ibadah korban perdamaian) Yesaya 30: 15 tidak akan mendapat keselamatan.  Orang percaya di Yerusalem yang mengaku dosa dan melaksanakan tuntutan korban ibadah korban perdamaian.  ...itulah orang-orang yang berkelah-kesah.

    Kita bukan diterima oleh roh Tuhan berdasarkan usaha kita untuk mematuhi senarai Taurat (10 hukum). Sebab , tiada orang yang dapat ikut 10 hukum itu setiap hari. Malah, setiap orang yang melanggar hukum setiap hari, tanpa mereka sedari, akan berhadapan dengan penghakiman dan hukuman Tuhan. Artinya, jika kita hidup menurut Taurat (berusaha diterima oleh roh Tuhan dengan pematuhan-pematuhan kepada hukum Taurat untuk tujuan diterima Tuhan), maka, kita secara otomatik hidup di bawah kekuasaan kutuk, kerana tiada orang yang dapat mematuhi hukum 10 itu. Tiada yang dapat menggenapi hukum sepuluh itu secara 100 %. 

Malah, Israelpun bukanlah diterima oleh Roh Tuhan YHVH (Bapa), atas alasan mematuhi hukum /Taurat Perjanjian. Firman Allah  dalam kitab-kitab suci seperti Yesaya 30: 15 jelas sekali memberitahu tentang keselamatan itu (penerimaan Allah akan kita).  Mereka tidak diselamatkan, justeru, kerana berusaha mematuhi hukum.  Sebenarnya, mereka diterima oleh roh Tuhan kerana mereka bertobat dan tinggal diam diperdamaikan ~ rest in Christ)

Bertobat seringkasnya berarti mengaku dosa-dosa kepada imam pengantara, dan pengakuan itu dibuat di atas kepala domba korban sin offering dan guilt offering (domba perdamaian). Negara Teokrasi Yahudi ada pertobatan satu negara (the national redemption) yang dinamakan perayaan the day of atonement (Hari Penebusan), sebab mereka satu agama , satu bangsa dan satu Tuhan dan satu kerajaan teokrasi! Pada asalnya rencana Tuhan untuk umat Israel ialah kerajaan imamat yang kudus atau the kingdom of priests and the holy nation. Tiada keselamatan dalam Taurat kerana di dalam Taurat lah Israel tersandung, terpelicuk, dan terperangkap dalam kutuk Taurat.  Ditambah lagi dengan pengaruh kerajaan gelap, iaitu melalui  tipu muslihat iblis dan apara setan yang pandai manupulasi kelemahan-kelemahan daging manusia! Kerana daging itu lemah! Siapakah yang dapat melepaskan kita dari kesalahan-kesalahan dosa-dosa kita yang kita buat setiap hari, supaya kita dilepaskan dari kutuk Tuhan. Siapakah yang akan menyembuhkan bilur-bilur roh kita sehingga roh kita menjadi sihat walafiat, lalu menuju perjalanannya ke Sorga.

...dan dari Yesus Kristus, saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darahnya  (TB Wahyu 1:5)

 

6 inilah dia yang telah datang dengan air dan darah, yaitu Yesus Kristus, bukan saja dengan air, tetapi dengan air dan dengan darah. Dan rohlah yang memberi kesaksian, karena Roh [Roh Kudus/Roh Tuhan] adalah kebenaran. 7 sebab ada tiga yang memberi kesaksian [di dalam sorga: Bapa, Firman dan Roh Kudus; dan ketiganya adalah satu. 8 dan ada tiga yang memberi kesaksian di bumi]: roh dan air dan darah dan ketiganya adalah satu. 9 kita menerima kesaksian manusia, tetapi kesaksian Allah  lebih kuat. 10 sebab demikianlah kesaksian yang diberikan Allah  tentang anaknya. Barangsiapa percaya kepada anak Allah , ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah , ia membuat dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah  tentang anaknya. 11 dan inilah kesaksian itu: Allah  telah mengaruniakan hidup yang kekal kepada kita dan hidup itu ada di dalam anakNya. 12 barangsiapa memiliki Anak (Dasar), ia memiliki hidup [hidup kekal abadi] ; barangsiapa tidak memiliki anak, ia tidak memiliki hidup. (TB 1 Yohanes 5:6-12) 

 

    6 tetapi tanpa iman tidak mungkin orang berkenan kepada Tuhan Allah . Sebab barangsiapa berpaling kepada Allah , ia harus percaya bahwa Allah  ada, dan bahwa Allah  memberi upah kepada orang yang sungguh-sungguh mencari dia (orang yang dipanggil Tuhan). (tb Ibrani 11:6)

 

    13 ia telah melepaskan kita dari kuasa kegelapan dan memindahkan kita ke dalam kerajaan anaknya yang kekasih; 14 di dalam dia kita memiliki penebusan kita, yaitu pengampunan dosa.15 ia adalah gambar Allah  yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan, 16 karena di dalam dia-lah (Kristus) telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh dia dan untuk dia. 17 ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam dia.18 ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga ia yang lebih utama dalam segala sesuatu. 19 karena seluruh kepenuhan Allah  berkenan diam di dalam dia, 20 dan oleh dialah ia memperdamaikan segala sesuatu dengan diri-nya, baik yang ada di bumi, maupun yang ada di sorga, sesudah ia mengadakan pendamaian oleh darah salib Kristus. (tb Kolose 1: 13-20)

    16 sebab itu beginilah firman Tuhan Allah : “sesungguhnya, aku meletakkan sebagai dasar di Sion (merujuk kepada profetik Sion iaitu Umat Tuhan mengikut Perjanjian darah Baru) sebuah batu, batu yang teruji, sebuah batu penjuru yang mahal, suatu dasar yang teguh: siapa yang percaya, tidak akan gelisah! (tb Yesaya 28:16)

    Hukuman telah dijanjikan bagi mereka yang menolak Yeshua Kristus: "Orang yang jatuh pada batu itu, akan hancur; dan orang yang ditimpa batu itu, akan tergilas menjadi debu" (Matius 21:44).

    Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: "Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru: hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita."Lalu mereka berusaha untuk menangkap Yesus, karena mereka tahu, bahwa merekalah yang dimaksudkan-Nya dengan perumpamaan itu. Tetapi mereka takut kepada orang banyak, jadi mereka pergi dan membiarkan Dia. (TB Mrk 12:10-12)

    "Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru. Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita." (TB Mzm 118:22-23)

    Mereka tersandung padanya, karena mereka tidak taat kepada firman Allah; dan untuk itu [hukuman] mereka juga telah disediakan. (TB 1Ptr 2:8)

    Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah, yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan. Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh. (TB Ef 2:19-22)nama

Jumaat, 8 September 2023

The Way, The Gate, The Key & The Garment

 

     Jika seseorang berurusan dengan realiti alam Roh Tuhan, pencipta langit dan bumi, ia akan diajar oleh Roh Tuhan sendiri agar dapat berkomunikasi dengan alam Roh Tuhan. Tuhan itu Roh. Kita memerlukan ‘jalan’ roh untuk dapat berkomunikasi dengan Roh Tuhan. Justeru itu, curahan Roh Kudus seperti yang dijanjikan oleh Tuhan dalam tulisan nubuat nabi-nabi dalam kitab-kitab suci adalah menjawab kepada soalan tentang kehendak Tuhan untuk berkomunikasi dengan umat manusia! Manusia laki-laki memerlukan komplemen jantinanya iaitu perempuan sebagai, the helper, supaya zuriat daging manusia tidak pupus ataupun supaya manusia daging tidak akan jadi helpless. Roh manusia pula memerlukan, the Helper, Roh Kudus, supaya roh manusia itu mempunyai Roh Penolong atau mempunyai kekuatan rohaniah untuk percaya kepada kebenaran Tuhan dan akhirnya agar roh kita ‘berbuah’ (Galatia 5: 22-23).

    Tuhan itu roh (Yohanes 4: 24) dan ia Suci. Semarak Kesucian rohNya menghanguskan roh-roh manusia yang berdosa; His holiness is the consuming fire! So, we do not invoke his name, if we do not know the Way in dealing with the presence of the holy consuming fire, otherwise we are consumed and would be ended up dead, sick or else, he purposely remained, as if he himself had had ignored us all these whiles. He had purposely positioned himself, as if he was not interested in human affairs, but the truth is that he was " in all things God works for the good of those who love him, who have been called according to his purpose." (Romans 8: 28). He does not descend on us whenever we invoke His presence because we lack the knowledge of God. He said: "my people are destroyed from lack of knowledge. " Because you have rejected knowledge, I also reject you as my priests; because you have ignored the law of your God, i also will ignore your children. (Hosea 4: 6).

Exodus 33: 17-23

17 the lord said to Moses, “I will do the very thing that you have asked; for you have found favor in my sight, and I know you by name.” 18 Moses said, “show me your glory, I pray.” 19 and he said, “I will make all my goodness pass before you, and will proclaim (God’s spell of His graciousness) before you the name, ‘the lord; and I will be gracious to whom I will be gracious, and will show mercy on whom I will show mercy. 20 but,” he said, “you cannot see my face; for no one shall see me and live.” 21 and the lord continued, “see, there is a place (ada kiasan Yeshua iaitu “lekuk batu” untuk 'rest'~ ada perdamaian) by me where you shall stand on the rock; 22 and while my glory passes by I will put you in a cleft (diperdamaikan) of the rock, and I will cover (dressing ~ pakaian kudus & pakaian kebenaran ~ menutupi ketelanjangan)  you with my hand until I have passed by; 23 then I will take away my hand, and you shall see my back; but my face shall not be seen.”

    Seperti nabi Moses, dasar untuk mendapatkan Kasih Karunia ialah Firman Tuhan sendiri yang ia firmankan kepada Nabi Moses. Yeshua Kristus adalah dasar Kasih Karunia, kerana yeshua adalah Firman Allah, kerana namanya adalah Firman Allah (Yesaya 28: 16; Yohannes 1: 1; Wahyu 19: 13 b).

....sebab itu beginilah Firman Tuhan Allah: "sesungguhnya, aku meletakkan sebagai dasar di sion (Umat Tuhan Perjanjian Baru~ gereja) sebuah batu (gunung batu keselamatan~ our mountain rock of salvation~our rock of our salvation,  tempat kita selamat, tempat kita, diperdamaikan, ada lekuk batu ditemukan di sana, secara typology, menemukan perdamaian yang diberikan oleh Raja Damai~ damai sejahtera ku berikan kepada mu ), batu yang teruji (without flaws and defects~ perfect~"murni" - semporna, 7 kali dalam perapian api), sebuah batu penjuru yang mahal (Anak Tuhan yang Mahatinggi~anak sulung yang terutama dari segala ciptaan, biji benih dari segala ciptaan), suatu dasar yang teguh (trustworthy): siapa yang percaya, tidak akan gelisah (gelisah itu artinya 'restlessness. Antonim restlessness ialah "rested" ~ dikenan oleh Roh Tuhan , diberi Kasih Karunia!  Yesaya 28: 16

    Kita sama seperti nabi Moses yang diberikan Kasih Karunia berdasarkan kepada Firman Allah, iaitu Yeshua Kristus. Dialah yang tersembunyi dalam setiap Taurat. The wonderful things of the laws, rahasianya ialah Yeshua Kristus, the sevenfold spirit of Christ dan wonderworks yang ia telah buat kepada sion perjanjian lama dan sion perjanjian baru.  Orang-orang suci bertungkus lumus mengkaji kitab-kitab suci yang ditulis oleh nabi-nabi, siang malam mereka mengkaji kitab-kitab suci, dengan harapan mereka menemukan mutiara, ataupun 'gem' yang boleh diandalkan sebagai dasar kebahagiaan kehidupan di dunia, dan sebenarnya mutiara yang mahal itu, iaitu The Fear of The Lord (Job 28: 28; Isaiah 33: 6; Amsal 9: 10; Amsal 14: 27) ada pada Roh Kristus! Mutiara itu sebenarnya ada pada roh Yeshua Kristus. Lukas 24: 44. Dialah Rahasia Sorga dan rahasia ciptaan! Kebanyakan manusia hanya melihat kemanusiaannya. Mereka tidak melihat divinity kristus !

     Karunia atau kunci itu sendiri adalah menuju kepada harta karun sion, iaitu hikmat. Kelak, kita kenal bahawa hikmat itu ialah Yeshua Kristus kerana di dalam dialah tersembunyi segala hikmat, pengertian dan pengetahuan. Wajah Yeshua Kristus sebenarnya tersembunyi sebagai kiasan atau bayangan (typology) dalam setiap Taurat Tuhan: dan inilah yang dimaksudkan sebagai the wonderful things of the laws: hidden Christ.  

   Selepas Adam dan Eve diusir dari Eden, pintu Eden iaitu pintu realiti keberadaan Roh Tuhan telah tertutup dan dijagai oleh malaikat kerub -Archangel Ohri-El . Sejak itu realiti Tuhan semakin pudar dan hilang dari penanggapan kognitif dan pengertian rohaniah manusia  keturunan adam. Kehilangan pintu itu telah depriving manusia dari keyakinan akan berkat ilahi, iaitu pengampunan dosa-dosa. Namun, Tuhan telah membuka pintu hadiratnya  di bumi dan hadirat roh Tuhan itu dipanggil 'Rumah Tuhan' , "Yeshua menyebutnya sebagai kamar yang terdalam (the deeper chamber atau the deep of man berhubungan dengan the deep of God), atau Patriarch Jacob pernah menemukannua,  sebagai hadirat roh Tuhan dalam kitab suci kejadian 28, dan yakub menamakannya sebagai hadirat roh Ehyeh Asher Ehyeh  itu Beth-El (rumah Tuhan/kamar), ketika itu ia berada tanah Luz dalam perjalanannya ke padan aram mencari jodoh tempat pamannya.  Sampai sekarang, tempat ia menemukan roh Tuhan itu menjadi nama kepada tempat itu iaitu pekan Bethel.

     Rumah Tuhan dalam Kitab Suci Taurat, dan dalam kisah-kisah Patriarchs dan nabi-nabi dalam Kitab Suci Perjanjian Lama  itu sebenarnya ada pintu, namun ia tidak dibicarakan terang-terangan, sebab, ia hanya tersingkap, apabila roh kudus/roh Kristus menjamah pengertian kita dan akal budi kita! Beth-El cuma salah satu contoh hadirat roh Tuhan di bumi yang telah dialami atau ditemui oleh Patriarch Jacob. Jacob sebenarnya telah menemui tipologi Kristus (typology of Christ), namun pengertiannya terbatas ketika itu, sebab sangkaannya, Tuhan YHVH itu telah memilih tempat meletakkan kepalanya di atas sejenis batu untuk tidur, lalu di situlah muncul seperti pintu roh atau portal antar dimensi alam rohaniah, iaitu realiti Tuhan yang dapat dilihat dari portal di bumi itu. Fikirnya, pintu roh Tuhan ada di situ..., ia seolah-olah stationary di tanah Luz.  Sebab itu Jacob mendirikan batu itu (erected that monolithic pillar stone) sebagai designated spot/location kepada portal of the interdimensional realities, lalu dia mengurapi pintu itu, tanpa ia menyedari bahawa sebenarnya. tindakannya menuangkan minyak pada batu tempat ia tidur itu adalah suatu nubuat typology yang merujuk kepada  pintu Roh Tuhan Bapa di bumi yang sebenar, iaitu peribadi Yeshua Kristus yang senantiasa diurapi (Kristus), iaitu peribadi Yeshua Kristus Almasih. Lebih 2, 000 tahun kemudian Yeshua Almasih muncul di bumi dan, Yesus bersabda kepada murid-muridNya : "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya akulah pintu ke domba-domba itu.

9 Akulah Pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput." Yohanes 10: 9

 

Kejadian 28: 11-19.

11 ia sampai di 'suatu tempat' ('there is a place' ~ maw o' mah'), dan 'bermalam' ("rest" ~ kita belajar bagaimana kita diperdamaikan dengan Tuhan) di situ, karena matahari telah terbenam (gelap gulita, hilang haluan, lautan lepas, directionless~ biasanya kita minta Tuhan supaya, kita mati atau roh kita diambil). Ia mengambil sebuah batu yang terletak di tempat itu dan dipakainya sebagai alas kepala, lalu membaringkan dirinya di tempat itu. 12 maka bermimpilah ia, di bumi ada didirikan sebuah tangga yang ujungnya sampai di langit, dan tampaklah malaikat-malaikat Allah turun naik di tangga itu. 13 berdirilah Tuhan di sampingnya dan berfirman: "akulah Tuhan, Allah abraham, nenekmu, dan Allah ishak; tanah tempat engkau berbaring ini akan kuberikan kepadamu dan kepada keturunanmu. 14 keturunanmu akan menjadi seperti debu tanah banyaknya, dan engkau akan mengembang ke sebelah timur, barat, utara dan selatan, dan olehmu (the seed) serta keturunanmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat. 15 sesungguhnya aku menyertai engkau dan aku akan melindungi engkau, ke manapun engkau pergi, dan aku akan membawa engkau kembali ke negeri ini, sebab aku tidak akan meninggalkan engkau, melainkan tetap melakukan apa yang kujanjikan kepadamu." 16  ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "sesungguhnya Tuhan ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya." 17 ia takut dan berkata: "alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga." 18  keesokan harinya pagi-pagi yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu, dan menuang minyak ke atasnya. 19 ia menamai tempat itu Beth-El; dahulu nama kota itu Lus.

 Yohanes 1: 49-51

49 kata Nathaniel kepada-nya: "Rabbi, engkau anak Allah, engkau raja orang Israel!"

50 Yesus menjawab, kata-nya: "karena aku berkata kepadamu: aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu." 51  lalu kata Yesus kepadanya: "aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka (sorga terbuka) dan malaikat- malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia (~ kerana anak manusia ialah pintu gerbang sorga)."


MENYEMBAH TUHAN DI DALAM ROH DAN KEBENARAN


24 God Is Spirit, and those who worship him must worship in Spirit And Truth.”(John 4: 24)

6 but whenever you pray, go into your room and shut the door and pray to your Father who is in secret, and your father who sees in secret will reward you (Matthew 6: 6).

Romans 8:15

For you did not receive a spirit of slavery to fall back into fear, but you have received a spirit of adoption. When we cry, "Abba! Father!”

Galatians 4:6

And because you are children, God has sent the spirit of his son into our hearts, crying, “Abba! Father!”

     Urusan menyembah Roh Tuhan mestilah masuk Beth-El /kamar. Kita akan berkomunikasi dengan roh Tuhan (Beth-el), apabila kita menjadi anak-anak yang ditebus, kita menjadi temple of the holy ghost atau dapat berdoa atau berkomunikasi! Dahulunya, hanya imam besar, harun,  di balik tabir yang maha kudus sahaja yang dapat berkomunikasi dengan Tuhan YHVH, namun dalam Perjanjian Baru, semua orang percaya boleh berlari menuju yang maha kudus lalu berdoa kepada Tuhan " Doa Bapa Kami."


1 Corinthians 6:19-20

Or do you not know that your body is a temple of the holy spirit within you, which you have from God, and that you are not your own? For you were bought with a price; therefore, glorify God in your body.

19 or do you not know that your body is a temple of the holy spirit within you, which you have from God, and that you are not your own? 20 for you were bought with a price; therefore, glorify God in your body (1 Corinthians 6; 19-20).

 

14  semua orang, yang dipimpin roh Allah, adalah Anak Allah. 15 sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima roh yang menjadikan kamu Anak Allah. Oleh roh itu kita berseru: "Ya Abba, Ya Bapa!" 16 roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 17  dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan dia.18 sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita (Roma 8: 14-18).


26 likewise the spirit helps us in our weakness, for we do not know how to pray as we ought, but that very spirit intercedes with groanings too deep for words. 27 and God, who searches hearts, knows what is the mind of the spirit, because the spirit intercedes for the saints according to the will of God (Romans 8: 26-27).

 

14 if I sinned, you would be watching me and would not let my offense go unpunished. (1996 ad). 15 if I am guilty—woe to me!  even if I am innocent, I cannot lift my head, For I am full of shame and drowned in[a] my affliction (wounds). 16 if I hold my head high, you stalk me like a lion and again display your awesome power against me. (Job 10: 14-16/Romans 8:28).

...21 dan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka. (tb Kejadian 3:21)

    Apakah maksud pengajaran tentang realiti rohaniah sebenar atau tipologi Kristus bagi ayat 21 dalam Kejadian 3: 21, di mana Tuhan telah membuat 'pakaian' kepada manusia 'telanjang' (berdosa) dengan mencurahkan darah binatang lalu mengenakan 'pakaian' untuk menutupi ketelanjangan mereka?  Manusia itu telah berusaha menganyam daun pohon Ara untuk menutupi ketelanjangan tubuhnya, (Kejadian 3: 7), namun usaha manusia itu ataupun pengorbanan manusia itu TIDAK dapat menyembuhkan 'luka-luka'  pada tubuh roh ataupun dosa-dosa (ketelanjangan rohaniah). Korban Tuhanlah yang dapat menutupi ketelanjangan tubuh rohaniah manusia (Kejadian 3: 21), agar dapat tahan berdiri di depan hadirat Tuhan! 

     There must be divine sacrifice in endowing unconditional love to the creations. It was better understood by human comprehension through the ritual prayer of an animal sacrifice on the altar. Human understanding must be taught with wholistic knowledge i.e. spirit and soul together, so that they could see the mystery of the truth of God i.e. Christ Jesus.

However, there is no blood in heaven, therefore, the altar in heaven doesn't have any blood, but only the live coals of fire on the altar as in the vision of prophet Isaiah in Isaiah 6: 6. It was the prophetic will of God in Christ. It was Christ in the vision of heaven. Christ's atoning power executed by the seraphs/angels of God on earth. On earth, the altar needed the blood shedding for the executions of blood covenants between God and mankind. There must be blood shedding first as according to the will or word of God, even in Eden  in order to endow Adam and eve's redemption and salvation, in so much so, that they would regain the lost spiritual coverings which once they enjoyed in Eden; the losses were the garment of righteousness and the holy mantles. Therefore, when they received back the lost mantles, they were able to stand in the presence of the consuming holiness of the almighty God. And yet they were forbidden to stay in Eden, lest they ate the fruit of the tree of life and live forever. In order for the word of God to be true, they must be driven out of Eden, so that his word concerning death in eating the fruit of the tree of knowledge was, indeed, true otherwise he would be the God of lies; for he hath said before "you shall surely die." they couldn't die if they continually had access to the tree of life, they must be driven out of Eden to earth, so that God's word concerning death is always true!

 

20 lagi firman-nya: “Engkau tidak tahan memandang wajah-ku, sebab tidak ada orang yang memandang aku dapat hidup.”(kejadian 33: 20).

Manusia berdosa adalah disebut sebagai 'telanjang' dalam bahasa Roh Tuhan. Maka, diberikannya mereka pakaian untuk menutupi ketelajangan mereka. Ketelanjangan itu bermaksud kondisi roh manusia yang tidak dibaluti dengan segala 'kebaikan Tuhan' lantas tidak bertahan untuk mengadap hadirat Tuhan yang semarak MahasuciNya yang menghanguskan. Manusia perlu dibaluti dengan pakaian kudus (holy mantle) dan pakaian benar (righteous garment), supaya manusia itu dapat tahan berdiri di hadapan Tuhan ! Sebenarnya, penganugerahan pakaian atau 'diberikan pakaian' oleh Tuhan adalah juga bermaksud sebagai  diberikan pengampunan dosa-dosa atau kesembuhan luka-luka oleh Tuhan Ilahi.

19 tetapi firman-nya: “aku akan melewatkan segenap kegemilanganku dari depanmu dan menyerukan 'nama' Tuhan di depanmu: aku akan memberi Kasih Karunia kepada siapa yang kuberi Kasih Karunia dan mengasihani siapa yang kukasihani.” 20 lagi firman-nya: "engkau tidak tahan memandang wajahku, sebab tidak ada orang yang memandang aku dapat hidup.” 21 berfirmanlah Tuhan: "ada suatu tempat dekat-ku, di mana engkau dapat berdiri di atas gunung batu; 22 apabila kemuliaanku lewat, maka aku akan menempatkan engkau dalam lekuk gunung itu dan aku akan menudungi engkau dengan tanganku, sampai aku berjalan lewat. 23 kemudian aku akan menarik tanganku dan engkau akan melihat belakangku, tetapi wajahku tidak akan kelihatan.”(Keluaran 33:19-23)

4 ia harus mengenakan kemeja lenan yang kudus, dan ia harus menutupi auratnya dengan celana lenan dan ia harus memakai ikat pinggang lenan dan berlilitkan serban lenan; itulah pakaian kudus yang harus dikenakannya, sesudah ia membasuh tubuhnya dengan air. (tb Imamat 16:4)

Jumaat, 25 Ogos 2023

JALAN ke Pohon Kehidupan di Eden telah ditutup oleh beberapa malaikat Kerub (Kejadian 3: 24), tetapi Jalan ke Pohon Kehidupan telah dibuka di bumi oleh Kristus Yeshua (Yohanes 14: 6)

 

    Nenek moyang kita yang pertama, iaitu Adam dan Eve, pada mulanya tinggal di taman Eden, kerana pada ketika itu bumi belum sesuai untuk di huni (Kejadian. 2: 1-7).  1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya. 2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuatNya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuatNya itu. 3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuatNya itu. 4 Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika Tuhan Allah menjadikan bumi dan langit, – 5 belum ada semak apa pun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apa pun di padang, sebab Tuhan Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; 6 tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu – 7 ketika itulah Tuhan Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup (TB Kejadian 2:1-7)

    Jadi, Tuhan menempatkan mereka di taman Sorga dipanggil Eden. Di Eden terdapat Pohon Kehidupan dan Pohon Pengetahuan; artinya jikalau manusia pertama memakan buah Pohon Pengetahuan, maka pilihan manusia itu adalah mewakili kehendak manusia yang melanggari Hukum Tuhan, kerana buah-buahnya adalah terlarang oleh Firman Tuhan. Frasa dosa  asal dalam ajaran Kristen adalah merujuk kepada dosa-dosa Adam dan Hawa, iaitu kesalahan mereka sejurus setelah memakan buah-buah pohon Pengetahuan yang terlarang itu sehingga ia telah mengakibatkan perubahan drastis kepada kondisi roh mereka, dan kelak menjerumuskan seluruh keturunan umat manusia kepada fitrah manusia jatuh yang mudah terbujuk kepada pelanggaran Firman atau luka-luka roh (dosa-dosa) ataupun fallen predisposition of the spirits sehingga keturunannya terdedah dan takluk kepada pelbagai kelemahan daging. Weakened predispositions of the spirits and flesh had shifted the centre of consciousness of human beings right from the spiritual centred creature into five-senses-centred-being which had caused mankind to be very vulnerable into sinfulness. Thus, mankind needs reconciliation from the ‘name’ of God Himself! The ‘name’ had had been from the beginning was predestined to be given from the Father unto his Son Jesus Christ.

    Mula-mula, kehidupan manusia itu berpusat pada kecenderungan spiritual dan memang ia adalah mahluk yang suci kerana belum ada dosa.  Justeru itu, mereka tiada masalah dalam berkomunikasi dengan Roh Allah Bapa. Mereka tiada masalah untuk hidup tinggal di Eden (Sorga pertama) sebagai mahluk manusia dalam posisi yang tidak berseteru dengan Allah Bapa. Manusia itu sebenarnya telah direncanakan oleh Tuhan untuk memerintah langit & bumi, kerana Tuhan sendiri pula memang menegakkan kerajaanNya di ketujuh-tujuh lapis Sorga.

    Namun, selepas memakan buah pohon pengetahuan itu, manusia tidak lagi memerintah langit dan bumi, kerana kuasa 'rohaniahnya' untuk memerintah kerajaan alam roh bagi langit dan juga bumi telah berpindah kepada tangan Iblis! Jikalau manusia kembali memerintah langit dan bumi, maka ia mestilah mengekalkan kuasa rohaniah yang suci, namun ia telah gagal mengekalkan kesuciannya kerana ia telah kehilangan kesucian itu pada Pohon Pengetahuan, justeru itu, kuasa rohaniahnya telah secara langsung telah Ia serahkan kepada Iblis. Sejak itu, Iblislah yang telah menjadi the gods of this world and the principalities of the air.  

    Nenek moyang kita yang pertama telah tunduk kepada bujukan dan tipu muslihat Iblis untuk melanggari  Firman dengan memakan buah pohon terlarang itu. Rahsia kuasa memerintah langit dan bumi sebenarnya adalah dijelaskan oleh pilihan manusia pertama, samada untuk memakan buah Pohon Pengetahuan ataupun bergantung penuh kepada buah-buah pohon kehidupan. Manusia harus menggunakan tanggungjawab moralnya, samada untuk memakan buah pohon kehidupan atau buah pohon pengetahuan. Apa saja pilihan manusia adalah menubuatkan masa hadapan umat manusia dan ia mengungkapkan bahawa manusia itu telah dianugerahkan dengan kehendak bebas.

 

Jikalau buah-buah Pohon Pengetahuan itu membawa kematian, mengapa harus Tuhan menanam Pohon Pengetahuan itu? Bukankah lebih baik jikalau ia tidak tanam?

 

    Kedua jenis pohon itu mengungkapkan kehendak bebas manusia! Manusia dianugerahkan kehendak bebas, sedangkan binatang hidup mengikut naluri haiwan atau animal instincts. Kehendak bebas artinya manusia dianugerahkan kebebasan untuk memilih samada, bergantung penuh kepada buah pohon kehidupan ataupun memilih untuk melanggari Firman dengan memakan buah pohon pengetahuan! Walaupun Tuhan telah ‘berkorban’ untuk membenarkan manusia pertama, dengan memberikan pakaian kebenaran/pakaian kudus yang disampaikan secara kiasan sebagai “mengenakan pakaian dari kulit binatang” yang diberikan oleh Tuhan kepada Adam dan Hawa yang telanjang (berdosa) itu, dalam Kejadian 3: 21, namun mereka tidak lagi dibenarkan untuk mendapat akses kepada JALAN menuju ke Pohon Kehidupan di Eden itu (Kejadian 3: 24) ; mereka perlu diusir keluar Eden supaya mereka tidak mendapat akses kepada buah-buah pohon kehidupan. Walaubagaimanapun, ketelanjangan daging bukanlah masalah besar untuk umat manusia. Ketelanjangan roh manusia itu yang mendatangkan  masalah, kerana manusia yang telanjang rohnya (roh  ada luka-luka) pastinya tidak akan tahan berdiri di dalam hadirat Tuhan yang semarak api kesuciannya adalah menghanguskan: the divine consuming fire.

    Manusia perlu garment of righteousness untuk menutupi seluruh roh manusia, agar roh manusia itu dalam keadaan diperdamaikan dengan Roh  Tuhan yang Mahasuci! Dan darah suci Yeshualah yang dapat memberikan the garment of righteousness/mantle of the righteous spirit, agar dapat memasuki hadirat Roh Allah Bapa.  Di bumi, Tuhan telah mengajarkan ajaran altar sebagai jalan untuk diperdamaikan (reconciled) dengan Tuhan. Ada pencurahan darah  yang perlu dicurahkan menurut upacara ritus doa oleh ke-imamatan yang diangkat oleh Tuhan pada zaman itu. Dalam Perjanjian Lama, upacara/ritus altar adalah pencurahan darah menurut pengupacaraan Levitical order dan juga Aaronic order (Kitab Suci Imamat 16; 17: 11), dan sesudah upacara darah itu selesai diupacarakan, maka imam akan  mengenakan pakaian kudus untuk berdiri berdoa di hadapan Tuhan YHVH.  Darah suci Yeshua yang berstatus "Sudah Selesai" (Yohanes. 19: 30), adalah jaminan Perdamaian antara Roh Tuhan dan roh-roh manusia, agar kita dapat mengenakan pakaian kebenaran atau pakaian kudus di hadapannya dalam kamar (Matius 6: 6-13). Maksudnya, pakaian kebenaran itu diperlukan untuk memasuki kamar yang terdalam (Matius 6: 6).

 

14 berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya (note: tidak dibasuh artinya kondisi roh yang telanjang  dan tidak percaya kepada kuasa darah suci Yeshua dalam penyembuhan luka-luka roh~ Isaiah 53: 5; Matius 26: 26-28). Mereka akan memperoleh ‘hak’ atas pohon-pohon kehidupan dan MASUK melalui pintu-pintu gerbang (note: the ancients gates~ names of God) ke dalam kota itu. (Why 22:14).

    Darah suci Yeshua bukanlah darah manusia orang biasa, kerana ia sepenuhnya Ilahi. DarahNya tercurah menggenapi maksud Yesaya 53 & Imamat 17: 11 & Mazmur 110. (Yohanes 8:58; Yesaya 9:5-6; Yesaya 11: 1-3; Mazmur 40: 7, 8, 9; Lukas 24: 44; Yeremia 31: 31-34; Yohanes 17: 3 ; Yohanes 14:9; John 1: 29; Romans 1: 1-6).  Dan curahan darahNya mengenapi Lukas 24: 44.   Berkat  pengupacaraan imam Melchizedek ialah Immanuel blessings.

    Keselamatan roh-roh umat manusia, justeru, adalah "nama" Tuhan atau 'pengorbanan' Tuhan (Kejadian 3: 21; Imamat.  17:11), dan bukannya pekerjaan manusia atau 'nama' manusia (Kejadian 3: 7). Pengorbanan manusia boleh menyelamatkan daging sesama manusia, namun ia tidak dapat menyelamatkan roh-roh manusia. Keselamatan roh-roh manusia adalah pekerjaan Tuhan, dan hanya 'nama' Tuhan sahaja yang tahu untuk memberikan kesembuhan luka-luka roh yang ada pada manusia yang berdosa setiap hari. Usaha Adam dan Eve dalam menyemat daun-daun pohon ara adalah typology, bahawa ‘korban’ atau usaha manusia itu tidak mampu mendatangkan berkat keselamatan roh, walaupun ia mampu menutupi ketelanjangan daging.  Keselamatan roh-roh manusia hanya bisa terjadi apabila ia datang dari 'Korban' Domba Paskah Tuhan atau ‘nama’ Tuhan. Ayat yang berbunyi Salvation belongs to the lord membawa pengertian, bahawa usaha Tuhanlah atau 'nama' Tuhan yang memberi keselamatan, dan bukannya usaha manusia atau 'nama' manusia semata-mata. ‘Nama’ Yeshua berarti ‘Keselamatan.’ Domba Paskah Tuhan adalah korban ‘nama’ Allah Bapa yang kelihatan di bumi. Nama itu, iaitu nama YHVH yang diberitakan dalam Kitab suci Keluaran 34: 5-7,  telah diberikan kepada Anak Manusia sehingga Yeshua telah menjadi Keselamatan bagi semua bangsa-bangsa.

    Allah Bapa sebenarnya bersemayam di Sorga ke tujuh.  Di Taman Eden (Sorga lapis pertama~1st heaven)  pohon kehidupan itu mewakili hadirat Allah Bapa sebagai sumber hidup kekal abadi.  Kelak kita mengerti bahawa Yeshua adalah Pohon Kehidupan yang kelihatan di bumi mewakili Bapa. Buah Pohon Kehidupan  memberikan Berkat  kehidupan kekal abadi kepada roh manusia. Ia mewakili typology hadirat Allah Bapa, sebagai mata air kehidupan atau sumber hidup.  Hukum kekal abadi hidup di Eden bagi Adam dan Eve, mereka mesti sinless, supaya daging layak wujud immortal di Eden. Tetapi, mereka sudah makan buah pohon terlarang, maka hilanglah kelayakan immortalitynya di Eden. Mereka harus ditegah dari mendapat akses masuk kepada buah-buah pohon kehidupan kekal abadi.

    Justeru, mereka harus di usir ke bumi untuk beranak pinak di bumi dan, supaya daging yang diambil dari debu harus kembali kepada debu. Kalau berpinak-pinak di Eden, bukankah itu salah kerana Tuhan telah berfirman sebelum itu, supaya mereka memenuhi bumi. Mereka tidak boleh beranak-pinak di Eden, kerana itu melanggari Firman Allah. Mereka perlu melalui pengalaman kematian tepat seperti Firman Allah kepada mereka, manusia yang diambil dari debu harus kembali kepada debu, supaya Firman Allah itu benar, seperti yang dia Firmankan. Justeru, dia bukanlah PENDUSTA atau pembohong!

22 Berfirmanlah Tuhan Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah POHON KEHIDUPAN itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya.”23 Lalu Tuhan Allah mengusir dia dari TAMAN EDEN, supaya ia MENGUSAHAKAN TANAH dari mana ia diambil. 24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkanNyalah BEBERAPA KERUB dengan PEDANG yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga JALAN ke POHON KEHIDUPAN. (TB Kej. 3:22-24)

    Orang berdosa tidak dibenarkan  melalui jalan ke  pohon kehidupan itu di Eden. Artinya, hadirat ALLAH BAPA telah tertutup bagi orang berdosa! Tiada jalan untuk masuk (enter into that tree of Life) hadirat Allah Bapa. Kehilangan jalan bermaksud kehilangan hidup kekal abadi. Jalan kepada pohon kehidupan itu telah ditutup dan dijagai oleh beberapa kerub seperti yangtercatat dalam Kitab Suci Kejadian 3: 24.

 

What is our WAY back to the Tree of Life?

 

    Tree of Life represents the eternal life in the presence of the Holy Father. The presence of the holy Father itself is what the tree of life reveleath unto us. Nabi Musa pula TIDAK DAPAT memasuki khemah PERTEMUAN kerana hadirat Allah Bapa dengan SEGALA KEMULIAANNYA MEMENUHI khemah Suci itu. Walaupun sebelum itu ia (Musa) telah diajar oleh Tuhan untuk memasuki hadirat Roh YHVH yang penuh semarak itu di Gunung Sinai dalam Kitab Keluaran 33.  Lalu awan itu menutupi Kemah Pertemuan, dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci, sehingga Musa TIDAK DAPAT MEMASUKI Kemah Pertemuan, sebab awan itu hinggap di atas kemah itu, dan kemuliaan Tuhan memenuhi Kemah Suci. (TB Kel 40:34-35)


Kelak dalam era pengujudan Perjanjian Baru, Yeshua bersabda "Akulah JALAN..." Yohanes 14: 6. Dialah JALAN untuk MEMASUKI hadirat Roh Allah Bapa untuk beribadah DOA BAPA KAMI, sebagaimana hadirat yang diungkapkan oleh Yeshua seperti bilik/Chamber dalam petikan Matius 6: 6. Justeru itu, Yeshua adalah the WAY bagi kita untuk memasuki hadirat Bapa.

1“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang MASUK ke dalam kandang domba dengan tidak melalui PINTU, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok; 2 tetapi siapa yang MASUK melalui PINTU, ia adalah gembala domba. 3 Untuk dia penjaga MEMBUKA PINTU dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar. 4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka MENGENAL SUARANYA. (TB Yoh 10:1-4)

Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat SORGA TERBUKA (Pintu Sorga terbuka di dalam hadirat Kristus) dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada ANAK MANUSIA.” (TB Yoh 1:51).  Maksudnya Yeshua adalah JALAN dan PINTU kepada hadirat Allah Bapa . Namun orang Kristen TIDAK DAPAT memasuki kamar terdalam dalam Matius 6: 6, iaitu hadirat Allah Bapa kerana RAGU-RAGU kepada JALAN & PINTU, iaitu ANAK MANUSIA Yeshua Kristus.   Yeshua is the WAY to the presence of the Spirit of the Father,  so that we could pray OUR FATHER in the our own chambers through the help of the Helper.

Kenapa ragu-ragu?!  Why we should be doubtful of Christ Messianic identity as the Way back to that tree of Life?

 

- Tidak cukup cahaya

- Tidak cukup makan

- Salah makan

- Perlu knowledge & understanding, sharing oleh nabi-nabi Tuhan.

 

     Akibat ragu-ragu, kita tak dapat MEMASUKI hadirat Allah Bapa dalam kamar terdalam ! ...so we see that they were UNABLE To enter their REST in Christ because of DISBELIEF! Hebrew 3: 19. Untuk memasuki hadirat Roh Allah Bapa , kita perlu JALAN, PINTU, KUNCI & JUGA GARMENT , IAITU YESHUA KRISTUS.

Isaiah 30::15

The acts 2: 21

Joel 3: 23

Mark 16: 16

John 1: 29

1John 1: 7-9

Isaiah 53: 5

John 1: 12

Romans 1: 1-6

Revelation 1: 5

 

    PERHENTIAN Israelites di Tanah Suci hanyalah sebagai bayangan  kepada DAMAI SEJAHTERA yang dianugerahkan oleh Kristus kelak. Promised Land adalah typology REST in Christ , agar, akhirnya kita melihat kiasan itu lalu kita beribadah kepada Allah Bapa dalam KAMAR (Matius 6: 6). Dengan beriman kepada Yeshua Kristus (Ibrani 11: 1; Isaiah 29: 16), kita akan dapat melaksanakan KEHENDAK TUHAN di dalam Kristus Yeshua menurut  1 Thesalonika 5: 16, 17, 18.

16 Bersukacitalah senantiasa. 17 Tetaplah berdoa. 18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu. (TB 1 Tesalonika  5:16-18)

 

    14 BERBAHAGIALAH (beriman) mereka yang MEMBASUH JUBAHNYA.  Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan MASUK melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu. 15 Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar. 16“Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. 17 Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang.” Roh dan pengantin perempuan itu berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: “Marilah!” Dan barangsiapa yang HAUS, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil AIR KEHIDUPAN dengan cuma-cuma! (TB Why 22:14-17)

Khamis, 4 Mei 2023

NAMA YESUS, NAMA DI ATAS SEGALA NAMA


21 Jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap NAMA yang DAPAT DISEBUT, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang. 22 Dan segala sesuatu telah diletakkanNya di bawah kaki Kristus dan Dia telah diberikan-Nya kepada jemaat sebagai Kepala dari segala yang ada. 23 Jemaat yang adalah tubuhNya, yaitu kepenuhan Dia, yang memenuhi semua dan segala sesuatu. (Efesus 1:17-23)


Sermon By Rev. Dr. Daniel Henubau


    Ibrani 10: 5 “Karena itu ketika Ia masuk ke dunia, Ia berkata: "Korban dan persembahan tidak Engkau kehendaki — tetapi Engkau telah menyediakan tubuh bagiku–" Jelaslah bahwa Tubuh Tuhan Yesus bukanlah berasal dari manusia, tetapi Bapa yang menyediakannya. Walaupun ketika menjadi manusia sejati, Tuhan Yesus harus dilahirkan oleh perawan Maria, tetapi bukan karena hasil hubungan biologis sebagaimana lazimnya antara seorang pria dan wanita melainkan hal itu adalah murninya karya Roh Kudus, Matius 1:20; Lukas 1: 35.


    Dalam petikan Yohanes 6 : 38, Tuhan Yesus menegaskan bahwa Ia berasal dari Sorga, bukan Dia baru ada ketika dilahirkan oleh perawan  Maria, tetapi Dia sudah ada dari kekal sampai kekal di Sorga. Itu sebabnya tidak ada seorangpun di bumi ini yang dapat dibandingkan dengan Dia.


    Yohanes 3 : 31 “Siapa yang datang dari atas adalah di atas semuanya; siapa yang berasal dari bumi, termasuk pada bumi dan berkata-kata dalam bahasa bumi. Siapa yang datang dari sorga adalah di atas semuanya.”  Tuhan Yesus datang dari Sorga, itu sebabnya Dia di atas semuanya. Semua manusia meskipun identitasnya adalah seorang nabi sekalipun, tetap ia berasal dari bumi, hanya Tuhan Yesus sahaja berasal dari atas (Sorga). Oleh karena itu, Nama Yesus adalah Nama di atas segala nama, nama Yesus sangat berkuasa ! Dalam ke-empat-empat Injil, Nama Yesus di sebut sebanyak 500 kali, dan di dalam seluruh Perjanjian Baru, Nama Yesus disebutkan sebanyak 909 kali, karena memang Alkitab fokusnya adalah 'nama' Tuhan Yesus Kristus.


    Meskipun pada zaman itu nama 'Yesus' adalah nama yang biasa dan umum di kalangan orang Yahudi, tetapi mengapa nama Tuhan Yesus adalah Nama di atas segala nama? Karena Nama Yesus bukan diberikan oleh Yusuf dan Maria, bukan juga diberikan oleh seorang rabbi ataupun tokoh agama Yahudi, melainkan Nama Yesus diberikan oleh Tuhan Bapa sendiri... Haleluyah!

  1. Nama Yesus adalah Nama Juruselamat yang menyelamatkan umat-Nya. Matius 1 : 21 – 23 (baca) Malaikat datang kepada Maria secara nyata, maupun dalam mimpi kepada Yusuf dan menjelaskan bahwa Anak itu akan diberi nama Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Siapa yang dimaksudkan dengan umat-Nya itu? Jawabannya: yaitu semua orang yang percaya dan menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka secara pribadi, Anda harus pastikan bahwa Anda termasuk umat-NyaNatal adalah masalah hati kita, itu sebabnya setiap kali kita merayakan Natal, yang paling penting apakah hidup kita sudah beres dengan Tuhan? Apakah kita hidup dalam kebenaran? Karena Tuhan Yesus mengampuni kita bukan supaya kita terus menerus hidup di dalam dosa, melainkan supaya kita hidup di dalam kebenaran. Yohanes 17:17 "Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.”
  2. Nama Yesus adalah Nama yang menyatakan Tuhan berserta kita. Matius 1 : 22 – 23 (baca) Tuhan Yesus adalah Juruselamat satu-satunya, dan setiap kali kita menyebut 'nama' Yesus hal itu berarti Tuhan beserta kita Immanuel. Jadi, nama Yesus adalah nama yang Mahakuasa.
  3. Nama Yesus adalah 'nama' yang manyatakan bahwa Dia adalah Anak Tuhan yang Mahatinggi.  Lukas 1 : 31 – 32 (baca) Jika kita menyebut Tuhan Yesus sebagai Anak Tuhan yang Mahatinggi, bukanlah kemauan dan pikiran kita, karena itu adalah gelar yang diberikan oleh Bapa di surga. Bahkan setan pun tahu dan akui bahwa Yesus adalah Anak Tuhan, tetapi setan tidak percaya dan dengan takut dan gemetar mencari cara untuk membunuh Dia, karena setan tahu bahwa Tuhan Yesus memiliki kuasa yang luar biasa Markus 5 : 6 – 7, Lukas 4 : 41, Yakobus 2 : 19.  Hanya orang percaya yang memiliki wibawa dan kuasa dari Anak Tuhan yang Mahatinggi yang dapat mengusir setan, itulah kita. Oleh sebab itu, sebagai anak-anak Tuhan, kita harus terus menerus bertumbuh dalam pengenalan akan Tuhan Yesus dan memiliki persekutuan yang lebih intim dengan Dia.
  4. Nama Yesus adalah 'nama' yang merujuk kembali kepada BapaNya. Nama Yesus menyatakan Siapa yang memberi 'nama,' itulah karakter (divine attributes) dari Bapa-Nya sendiri. Nama Yesus artinya Tuhan adalah Penyelamat (Yeshua means Salvation)


    1Yohanes 4 : 7 – 9 (baca) dengan kedatangan Tuhan Yesus, Nama-Nya kita terima sebagai nama di atas segala nama, untuk menyatakan KASIH BAPA kita terima dalam hidup kita. Jika kita sudah menerima kasih Tuhan, maka kita juga harus saling mengasihi        1 Yohanes 4 : 19 KITA MENGASIHI KARENA Tuhan LEBIH DULU MENGASIHI KITA. Kasih Bapa adalah mengutus Anak-Nya kepada kita, supaya kita diselamatkan dan menjadi anak-anak Tuhan.  Dengan kehadiran Tuhan Yesus, maka hal itu juga menyatakan kehadiran Bapa. Yohanes 10 : 30, Yohanes 14 : 9 – 10 (baca) Tuhan Yesus dan Bapa adalah SATU, Tuhan TRITUNGGAL artinya setiap kali kita berdoa kepada Bapa, kita juga berdoa kepada Tuhan Yesus dan Roh Kudus. Nama Yesus di atas segala nama, tidak ada tandingannya, sebab di dalam Dia semua sifat-sifat Roh Tuhan ada dan dinyatakan.

    Wahyu 1 : 17 – 18 (baca) Tidak ada yang seorangpun yang masuk ke dalam kerajaan maut, kalau dia sudah di dalam Tuhan Yesus, karena Tuhan Yesuslah yang memegang kunci kerajaan maut. Itu sebabnya jangan murtad, atau berbalik dari Tuhan Yesus dan mengikuti tuhan yang lain, karena kita hanya memperoleh keselamatan yang kekal jika kita tetap setia mengikut Tuhan sampai akhir!  Surga tidak bisa ditukarkan dengan semua hal yang ada di dunia ini! Nama Yesus di atas segala-galanya, Tuhan Yesuslah yang memegang kunci Kerajaan Surga. Di Surga Tuhan Yesus terus menerus disembah dan dipuji Wahyu 4 : 7 – 11, 7 : 9 – 11, 19 : 1 – 3.  Bagaimana kita harus hidup? Filipi 2 : 5 – 11 (baca) itulah sebabnya Tuhan meninggikan Tuhan Yesus dan mengaruniakan Dia Nama di atas segala nama. Nama apa saja yang menjadi pergumulan dalam hidup kita, ingatlah bahwa YESUS adalah NAMA di atas segala NAMA.


    Tuhan Yesus sanggup menolong kita dari segala nama yang sedang menekan kita apakah itu nama suatu dosa yang mengikat anda, atau nama suatu penyakit yang sedang menggerogoti kesehatan anda, atau kemiskinan, dsbll, Nama Yesus berkuasa dan sanggup membebaskan kita, karena Nama Yesus di atas segalanya. Haleluyah! Amin


Reference


Henubau, Daniel.  Weekly Sermon: The name of Jesus, the name above all names.  06 Disember 2015.